BAK BARINGIN GADANG

Pustaka Syarak Mangato Adat Mamakai(SMAM)

  Niniak Mamak Penghulu Ideal di Minangkabau

Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan pemimpin, bahkan dalam hadisnya Rasul mengingatkan kalau kamu tiga orang angkatlah seseorang menjadi pemimpin.

Ada pujian yang sering diberikan kepada niniak mamak dalam acara adat. Niniak Mamak sering diibaratkan baringin gadang manangah koto,
baurek sabana tunggang, 
bapucuak sabana bulek, 
badahan cupak jo gantang, 
barantiang barih jo balabek 
babungo rimbun dek adat 
babuah kato nan bana, 
urek tampek baselo, 
batang tampek basanda, 
dahan tampek bagantuang, 
balinduang kapanasan 
bataduah kahujanan, dll

Sangat luar biasa!, mengandung nilai nilai ideal. Penjabaran dari setiap barih itu sangat luas dan tidak mungkin diurai disini, tapi bagi yang faham bahasa minang akan mampu menggali dan terus menggali makna yang tersurat, tersirat, tersuruk didalamnya.

Contoh, baurek sabana tunggang; menunjukkan bahwa pemimpin itu muncul dari rakyat, merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat, hati berpaut dan menyatu dengan masyarakat, kekokohan pemimpin tergantuang pada masyarakat sebagai akar tunggang, bagaimanapun kuatnya badai menerpa, angin menghempas kalau akarnya kuat pohon tidak akan tumbang, andaipun patah dia akan tumbuh kembali, ,,,,,,

Kalau ditelaah, pujian super diatas adalah harapan terhadap setiap pemimpin yang ada di minangkabau, tidak hanya para datuak, pemangku adat, tapi untuk semua pemimpin, pak jorong, walinagari, pengurus masjid, ulama, ketua pemuda, ketua ormas, dll. 

Disaat yang sama pujian itu juga menjadi cita cita yang akan diwujudkan oleh semua kita. Bukankah Rasulullah bersabda;" semua kamu adalah pemimpin, setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya"?

Alhamdulillah,  para pendahulu telah memberi petunjuk untuk kita, pemikul amanah pemimpin saat ini, mari kita dalami pesan dalam pujian diatas, semoga kita termasuk atau mendekati "pemimpin super ideal ala minangkabau"....

Comments

Popular posts from this blog

MAKNA MARAWA

TOKOH PENYUSUN TAMBO

BATAS ALAM MINANGKABAU