Posts

ULAMA MINANG DITANGKAP

Image
Nusantara Bergoncang inyiak Taher Ditangkap Setelah lima belas tahun belajar di Mekah dengan Nyiak Katik dan ulama lainnya, Tahir Jalaluddin mendapatkan motivasi dari Ahmad Fathani untuk melanjutkan ke Al Azhar, Nyiak Tahir menghabiskan waktu tiga tahun di Al Azhar. Beliau dianggap orang indonesia pertama belajar ke Al Azhar.  Awalnya Nyiak Taher menetap di Singapura, mengembangkan ide pembaharuan islam dari Rasyid Ridha dan Muhammad Abduh.beliau menerbitkan majalah Al Imam sebagai majalah islam pertama di nusantara. Majalah inilah dengan lantang menyuarakan pembaharuan islam...sehingga nama beliau membumbung tinggi .....beliau pun diawasi PID(intelbelanda) Disaat kembali ke Minangkabau beliau mendapat banyak tantangan dan pergolakan pemikiran; dari belanda, kaum adat, kaum tuo, isu komunis, Ahmadiyah.akhirnya beliau di Penjara Belanda Peristiwa itu menjadikan nusantara bergoncang; Ulama ulama minangkabau marah, Serikat Islam segera mengajukan surat pembebasan Inyiak ke...

ULAMA MINANG DIUJI ULAMA MEKAH

Image
Ulama Solok diuji Di Mekah Dari hari ke hari jumlah penuntut ilmu yang hadir dipengajian Pakiah Wahi di Syamiyah semakin banyak(1927). Kitab Hasyiyah Albanani, Fathul Bary adalah diantara kitab besar yang beliau ajarkan kepada penuntut ilmu dikota Mekah. Akhirnya beliau diminta untuk mengajar disamping ka'bah, beliau pun diuji oleh beberapa ulama Mekah selama tiga hari. Didampingi Janan Thaib, wahi dinyatakan lulus dan pantas mengajar di masjdil Haram sampai 1932. Wahi adalah murid dari Syaikh Saad Mungka,ulama yg pernah berpolemik dg Khatib Alminangkabawi, wahi kemudian dikenal dg nama Syaikh Makhudum Solok, berasal dari nagari Tanjung Bingkung. Beliau meninggalkan kursi guru nan mulia di masjidil haram dan kembali ke kampung untuk membantu Syaikh Sulaiman Arrasuli menggerakkan dakwah pendidikan. Beliau aktif membangun banyak Madrasah PERTI di Solok, mendaki gunung dan menuruni lembah dalam dakwah... Takdir tidak dapat ditolak, baru beberapa tahun mengemban...

KAMUS, BENTENG BAHASA MINANG

Image
      Bahasa  menunjukkan bangsa, begitulah kata orang arif bijaksana. Dalam kitab suci Alquran pun ditegaskan; diantara tanda tanda kekuasaan Allah adalah perbedaan bahasa meskipun semua berasal dari ibu bapak yang sama Adam dan Siti Hawa. Salah satu dari sekian ribu bahasa dimuka adalah bahasa minang. Alhamdulilah banyak fihak yang peduli terhadap keberadaan dan masa depan bahasa minang. Salah satu bentuk usaha menjaga bahasa minang adalah dengan menulis kamus bahasa minang. Kamus bagian dari pengabadikan bahasa. Maka kamus bahasa minang merupakan benteng kokoh bahasa minang. Ditemukan beberapa karya tulis atau buku dalam bentuk kamus bahasa minang. Berapakah jumlah  kamus bahasa minang dan siapakah penulisnya? Belum bisa dijawab dan ditunggu penelitian dari pemerhati bidang ini. Selanjutnya diperkenalkan beberapa hal terkait kamus Kamus adalah sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata. Ia berfungsi untuk membantu seseorang mengena...

PUDURNYA LAMPU SURAU

Image
  Pudurnya Lampu Surau Sudah 18 tahun reformasi. Sudah 15 tahun Kita baliak ka nagari. Rp 3,3Triliyun kerugian Sumbar karena mentalak desa, menikahi nagari! Kita rela demi mengulang nostalgia indah ba nagari.... Lembaran sejarah minangkabau  mencatat bahwa Surau adalah lembaga pendidikan luar biasa, melahirkan generasi super; tempat belajar membaca menulis, mengaji Alquran, mendalami agama, basilek, berundiang,adat, dll. Nagari dan  Surau tidak bisa dipisahkan. Surau pusat pendidikan anak nagari. melahirkan tokoh besar, para pembangun nagari, pejuang kemerdekaan, ulama islam;Mereka; Nyiak Canduang, Nyiak Parabek, Agus Salim, Syahrir, Yamin, Hatta, Abdul Muis, Agus Salim, Hamka Dari surau mereka berbuat untuk minang,indonesia,bahkan dunia! Kini, apa kabar surau?mushala?masjid? Surau hanya untuk shalat kakek dan nenek? Peringatan hari besar sesekali? Didikan shubuh anak2? Kapan pemuda memenuhi surau?... mendalami agama? Mengkaji adat? Cahaya lampu listrik memang semakin ter...

JANJI PELAJAR NUSANTARA DI MEKAH...

Image
Meninggalkan Mekah Dengan Perjanjian Dibawah naungan Ka'bah, dalam Masjidil Haram Mekah yang dimuliakan, Ribuan penuntut ilmu bersimpuh khusu' di majlis ilmu yang diasuh Syeikh Ahmad Khatib Alminangkabawi, imam wa khatib wa mudarris  bil Masjidil Haram.  Matan demi matan disyarah, bab demi bab ditelaah, kitab demi kitab pun telah dimuzakarahkan, siang malam dilalui dengan ketekunan tafaqquh fiddin, waktu bergulir, dari minggu ke bulan,,,  bertahun tahun menimba ilmu menyauk hikmah kepada guru agung, imam dan khatib masjidil haram Syeikh Ahmad Khatib.... Sampailah disaat yang mengharukan, detik detik perpisahan, , , waktu akan pulang kampung,,, mereka menghadap syeikh dengan perjanjian; "Manakala murid murid Syeikh akan kembali ke tanah air mereka, mereka berjanji dengan Syeikh untuk menegakkan dakwah ilallah dan tafarrugh kosentrasi penuh menyebarkan ilmu dinegri negri mereka" diceritakan Abdul Hamid putra Syeikh Ahmad Khatib. Janji nan suci di kota suci itu pun dipen...

CADIAK TAHU PANDAI MANGKO MANJADI

Image
Adat Minangkabau kaya akan falsafah hidup yang mengajarkan kita bagaimana menjalani hidup dengan arif dan bijaksana. Banyak nila-nilai hidup dalam ajaran adat Minangkabau yang mengajarkan kita tentang moral, akhlak yang kini banyak tidak dipedulikan orang terutama generasi muda. Diantara falsafah yang tertuang dalam Pituah/Pepatah Minang tersebut yang perlu kita renungkan dan amalkan dalam hidup adalah : "Alun rabah lah ka ujuang, Alun pai lah babaliak, Alun di bali lah bajua, Alun dimakan lah taraso". Menjelaskan bagaimana hidup kita harus berakal, terukur dan berjangka. Singkatnya hidup harus mempunyai visi, berpikir jauh ke masa depan. Seperti, alun dimakan alah taraso, belum dimakan sudah terasa, makanannya belum dimakan tapi sudah terbayang bagaiman rasanya. "Nan kuriak iyolah kundi, Nan merah iyolah sago, Nan baiak iyolah budi, Nan indah iyolah baso". Menjaga lidah dan bahasa (perkataan) sangat penting. Banyak perselisihan terjadi hanya karena lida...

BAK BARINGIN GADANG

Image
Pustaka Syarak Mangato Adat Mamakai(SMAM)   Niniak Mamak Penghulu Ideal di Minangkabau Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan pemimpin, bahkan dalam hadisnya Rasul mengingatkan kalau kamu tiga orang angkatlah seseorang menjadi pemimpin. Ada pujian yang sering diberikan kepada niniak mamak dalam acara adat. Niniak Mamak sering diibaratkan baringin gadang manangah koto, baurek sabana tunggang,  bapucuak sabana bulek,  badahan cupak jo gantang,  barantiang barih jo balabek  babungo rimbun dek adat  babuah kato nan bana,  urek tampek baselo,  batang tampek basanda,  dahan tampek bagantuang,  balinduang kapanasan  bataduah kahujanan, dll Sangat luar biasa!, mengandung nilai nilai ideal. Penjabaran dari setiap barih itu sangat luas dan tidak mungkin diurai disini, tapi bagi yang faham bahasa minang akan mampu menggali dan terus menggali makna yang tersurat, tersirat, tersuruk didalamnya. Contoh, baurek sabana tunggang; menunjukkan bah...